Bagian Allah

Menurut Kitab Suci, Allah adalah pemilik sejati bumi dan segala isinya. Kedaulatan-Nya tampak dalam kendali-Nya atas peristiwa, bangsa-bangsa, dan hati setiap orang.

Allah memiliki segalanya

Allah memiliki segala sesuatu di bumi

Dia memberkati Abram dan berkata, “Diberkatilah Abram dari Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi. (Kejadian 14:19)
Akan tetapi, Abram berkata kepada Raja Sodom, “Aku telah mengangkat tanganku kepada TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi (Kejadian 14:22)
Musa berkata kepadanya, “Segera setelah aku keluar dari kota ini, aku akan menadahkan telapak tanganku kepada TUHAN, dan guntur akan berhenti serta tidak akan ada lagi hujan es supaya kamu akan mengetahui bahwa bumi ini adalah milik TUHAN. (Keluaran 9:29)
Oleh sebab itu, sekarang, jika kamu sungguh-sungguh menaati suara-Ku dan memelihara perjanjian-Ku, kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku di atas segala bangsa sebab seluruh bumi ini adalah milik-Ku. (Keluaran 19:5)
Lihatlah, TUHAN, Allahmu mempunyai segala langit beserta bumi dan segala isinya. (Ulangan 10:14)
Ya TUHAN, kebesaran, kekuatan, kemuliaan, kemenangan, dan keagungan, bahkan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Mu! Ya TUHAN, Engkau meninggikan diri-Mu sebagai kepala atas segala sesuatu. Sebab, siapakah aku dan siapakah bangsaku sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab, segala sesuatu berasal dari-Mu, dan dari tangan-Mulah persembahan yang kami berikan kepada-Mu. Kami adalah orang asing di hadapan-Mu, dan pendatang seperti semua nenek moyang kami. Hari-hari kami di atas bumi seperti bayang-bayang dan tanpa harapan. Ya TUHAN, Allah kami, semua kelimpahan bahan yang kami siapkan untuk membangun bait bagi nama-Mu yang kudus ini berasal dari tangan-Mu; segala sesuatu adalah milik-Mu. (1 Tawarikh 29:11, 14-16)
Siapakah yang menghadapi-Ku sehingga Aku harus membalas? Segala sesuatu di bawah langit adalah milik-Ku. (Ayub 41:11)
Nyanyian Daud. Bumi dan seisinya adalah milik TUHAN, dunia dan semua yang tinggal di dalamnya. (Mazmur 24:1)
Jika Aku lapar, Aku takkan memberitahumu karena dunia dan segala isinya adalah milik-Ku. (Mazmur 50:12)
Bangkitlah, ya Allah, hakimilah bumi; sebab Engkau yang memiliki semua bangsa. (Mazmur 82:8)
Langit adalah milik-Mu, bumi juga milik-Mu; Engkau yang meletakkan dasar dunia dan semua isinya. (Mazmur 89:11)
Kedalaman bumi ada di dalam tangan-Nya; puncak-puncak gunung adalah milik-Nya juga. Lautan adalah milik-Nya karena Dia yang membuatnya, dan tangan-Nya membentuk tanah yang kering. (Mazmur 95:4-5)
Ya TUHAN, betapa banyaknya pekerjaan-Mu! Dalam hikmat, Engkau telah menjadikan semuanya; bumi penuh dengan milik-Mu. (Mazmur 104:24)
Karena, bumi dan semua isinya adalah milik Tuhan. (1 Korintus 10:26)

Perumpamaan tentang kepemilikan Allah

“Sebab, Kerajaan Surga sama seperti seseorang yang akan pergi ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan miliknya kepada mereka. Kepada yang seorang, ia memberikan 5 talenta. Kepada yang lainnya, 2 talenta, dan kepada yang lainnya lagi, 1 talenta. Masing-masing sesuai kemampuannya. Kemudian, ia pergi. Orang yang menerima 5 talenta itu langsung pergi, dan menjalankan talenta itu, dan ia menghasilkan 5 talenta lagi. Demikian juga orang yang menerima 2 talenta, ia juga menghasilkan 2 talenta lagi. Akan tetapi, orang yang menerima 1 talenta itu pergi, menggali lubang di tanah, dan menyembunyikan uang tuannya. Lama sesudah itu, tuan dari hamba-hamba itu datang dan mengadakan perhitungan dengan mereka. Orang yang telah menerima 5 talenta itu menghadap dan membawa 5 talenta lagi, katanya, ‘Tuan, engkau mempercayakan 5 talenta kepadaku. Lihatlah, aku telah menghasilkan 5 talenta lagi.’ Tuannya berkata kepadanya, ‘Bagus sekali, hamba yang baik dan setia. Kamu setia dengan hal-hal kecil, aku akan mengangkat engkau atas banyak hal, masuklah ke dalam sukacita tuanmu.’ Dan, orang yang menerima 2 talenta juga menghadap dan berkata, ‘Tuan, engkau mempercayakan 2 talenta kepadaku. Lihat, aku telah menghasilkan dua talenta lagi.’ Tuannya menjawab, ‘Bagus sekali, hamba yang baik dan setia. Kamu setia dengan hal-hal kecil, aku akan mengangkat engkau atas banyak hal, masuklah ke dalam sukacita tuanmu.’ Kemudian, orang yang menerima 1 talenta juga menghadap dan berkata, ‘Tuan, aku tahu engkau orang yang kejam, menuai di tempat yang engkau tidak menabur, dan mengumpulkan di tempat yang engkau tidak menyebarkan benih. Karena itu, aku takut, dan pergi dan menyembunyikan talentamu di dalam tanah. Lihat, engkau memiliki apa yang menjadi milikmu.’ Namun, tuannya menjawab dan berkata kepadanya, ‘Kamu hamba yang jahat dan malas! Kamu tahu bahwa aku menuai di tempat yang aku tidak menabur dan mengumpulkan di tempat yang aku tidak menyebarkan benih. Karena itu, seharusnya kamu menyimpan uangku di bank dan ketika aku kembali, aku akan menerima milikku kembali dengan bunganya. Ambillah 1 talenta itu darinya dan berikan kepada dia, yang memiliki 10 talenta itu. (Matius 25:14-28)

Tuhan menopang segala sesuatu

Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambaran yang sempurna dari sifat-Nya, Ia pula yang menopang segala sesuatu dengan firman kuasa-Nya. Sesudah melakukan penyucian dosa-dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar di tempat tinggi, (Ibrani 1:3)
Ia sudah ada sebelum segala sesuatu, dan segala sesuatu ditopang bersama-sama dalam Dia. (Kolose 1:17)

Milik tertentu kepunyaan Allah

Tanah

Tanah tidak boleh dijual secara permanen. Sebab sesungguhnya, tanah itu adalah milik-Ku. Kamu semua hanyalah orang asing dan pendatang yang tinggal di tanah-Ku. (Imamat 25:23)

Emas dan perak

Kamu juga mengambil perhiasan-perhiasan indahmu dari emas-Ku dan perak-Ku, yang telah Aku berikan kepadamu, dan membuat bagi dirimu sendiri patung-patung laki-laki dan berzina dengan mereka. (Yehezkiel 16:17)
‘Perak adalah milik-Ku, dan emas adalah milik-Ku,’ firman TUHAN semesta alam. (Hagai 2:8)

Binatang

Sebab, segala yang hidup di hutan adalah milik-Ku, begitu juga ternak di ribuan perbukitan. Aku mengenal semua burung di bukit-bukit, dan semua makhluk yang bergerak di ladang adalah milik-Ku. (Mazmur 50:10-11)

Allah mengendalikan setiap peristiwa

Tuhan mengendalikan semua peristiwa di bumi

Ya TUHAN, kebesaran, kekuatan, kemuliaan, kemenangan, dan keagungan, bahkan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Mu! Ya TUHAN, Engkau meninggikan diri-Mu sebagai kepala atas segala sesuatu. Kekayaan dan kemuliaan berasal dari-Mu, Engkau berkuasa atas segala-galanya. Dalam tangan-Mu terdapat kuasa dan keperkasaan! Dalam tangan-Mu terdapat kuasa untuk memperbesar dan mengukuhkan segala sesuatu! (1 Tawarikh 29:11-12)
Segala sesuatu yang TUHAN kehendaki, diperbuat-Nya di langit dan di bumi, di laut dan di seluruh samudra. (Mazmur 135:6)
Undi dilempar ke pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari TUHAN. (Amsal 16:33)
Langkah-langkah orang ditentukan oleh TUHAN; jadi, bagaimana manusia dapat mengerti jalan hidupnya? (Amsal 20:24)
Daniel menjawab dan berkata, “Terpujilah nama Allah kekal dan selama-lamanya, sebab Dialah yang empunya hikmat dan kekuatan! Dialah yang mengubah waktu dan masa; Dia memecat raja dan mengangkat raja. Dialah yang memberi hikmat kepada orang-orang bijaksana dan akal budi diberitahukan-Nya kepada orang yang memahami pengertian. (Daniel 2:20-21)

Tuhan mengizinkan keadaan sulit terjadi

Kemudian, semua saudaranya laki-laki dan perempuan serta semua orang yang telah mengenalnya sebelumnya datang, dan makan bersama-sama dengan dia di rumahnya. Mereka merasa berduka, lalu menghibur Ayub atas semua malapetaka yang TUHAN berikan kepadanya, dan setiap orang memberinya satu kesita dan sebuah cincin emas. (Ayub 42:11)
...supaya mereka mengetahui, dari terbitnya matahari dan dari terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain kecuali Aku. Akulah TUHAN, tidak ada yang lain. Aku membentuk terang dan menciptakan gelap; Aku mendatangkan kesejahteraan dan bencana. Akulah TUHAN yang melakukan semua ini. (Yesaya 45:6-7)
Siapakah yang berkata, maka itu terjadi, kalau Tuhan tidak memerintahkannya? Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi yang baik dan yang jahat itu datang? (Ratapan 3:37-38)
Jika trompet ditiup di kota, tidakkah penduduknya gemetar? Kalau malapetaka menimpa kota, bukankah TUHAN yang melakukannya? (Amos 3:6)

Tuhan memakai setiap keadaan untuk tujuan yang baik dalam hidup orang saleh

Kita tahu bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk kebaikan, bagi mereka yang mengasihi Allah, yaitu mereka yang dipanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

Contoh Tuhan mengizinkan keadaan sulit demi kebaikan akhir

Sekarang, janganlah bersedih atau murka terhadap dirimu sendiri sebab kalian telah menjualku ke sini. Sebab, Allah mengutusku mendahuluimu untuk memelihara kehidupan. Karena kelaparan di tanah ini baru berlangsung selama dua tahun, masih ada lima tahun lagi masa yang di dalamnya tidak akan ada yang membajak maupun memanen. Sebab itu, Allah mengutus aku mendahului kalian untuk kelanjutanmu di bumi ini dan untuk menjagamu tetap hidup melalui pembebasan besar. Jadi, bukan kalian yang telah mengutus aku ke sini, melainkan Allah. Dia telah menjadikanku ayah bagi Firaun, dan menjadi tuan atas seluruh rumahnya, dan penguasa atas seluruh tanah Mesir.” “Cepat-cepatlah pergi kepada ayahku dan katakanlah kepadanya, “Demikianlah kata anakmu, Yusuf, ‘Allah telah menjadikanku tuan atas seluruh Mesir. Datanglah kepadaku, jangan berlambat-lambat! (Kejadian 45:5-9)

Pandangan orang duniawi tentang kendali atas peristiwa

Sekali lagi, aku melihat di bawah matahari bahwa perlombaan bukanlah untuk yang cepat, pertarungan bukanlah untuk yang kuat, roti bukanlah untuk yang berhikmat, kekayaan bukanlah untuk yang berpengertian, atau kemurahan untuk yang berpengetahuan. Namun, waktu dan kesempatan terjadi kepada mereka semua. (Pengkhotbah 9:11)

Peristiwa dan hal tertentu yang dikendalikan Tuhan

Tuhan mengarahkan hati manusia

Hati raja itu seperti aliran air sungai di tangan TUHAN; Dia mengalirkannya ke mana saja Dia menginginkannya. (Amsal 21:1)

Tuhan dapat membuat orang saleh disukai orang lain

Namun, TUHAN menyertai Yusuf, dan menunjukkan kasih kepadanya, dan mengaruniainya perkenanan di mata kepala penjara. (Kejadian 39:21)
Mereka merayakan hari raya Roti Tidak Beragi dengan sukacita selama tujuh hari karena TUHAN membuat mereka sangat bahagia. Dia membalikkan hati raja Asyur kepada mereka sehingga raja Asyur menguatkan tangan mereka dalam pekerjaan Bait Allah, Allah Israel. (Ezra 6:22)
...dan juga sepucuk surat untuk Asaf, penjaga hutan raja, supaya dia memberiku kayu untuk membuat balok-balok pada pintu-pintu gerbang istana Bait Suci, tembok kota, dan rumah yang aku diami.” Raja mengabulkan permintaanku karena tangan baik Allahku menaungi aku. Aku memberi tahu mereka bagaimana tangan baik Allahku menaungi aku dan juga perkataan raja yang dia katakan kepadaku. Mereka menjawab, “Mari kita membangun.” Lalu, mereka menguatkan tangan mereka untuk pekerjaan yang baik ini. (Nehemia 2:8, 18)

Contoh orang Israel menjarah orang Mesir

Aku pun akan memberikan kemurahan hati kepada bangsa ini dalam pandangan orang Mesir sehingga ketika kamu pergi, kamu tidak akan pergi dengan tangan kosong. Setiap perempuan harus meminta barang-barang perak, barang-barang emas, dan pakaian dari tetangganya maupun dari perempuan yang tinggal sementara di rumahnya. Kamu harus mengenakannya pada anak laki-lakimu dan anak perempuanmu. Demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir.” (Keluaran 3:21-22)
Keturunan Israel juga telah melaksanakan yang dikatakan Musa, yaitu mereka meminta barang-barang perak, barang-barang emas, dan pakaian dari orang Mesir. TUHAN memberikan kepada bangsa ini kemurahan hati di mata orang Mesir sehingga orang Mesir memberi yang mereka minta. Demikianlah mereka merampasi orang Mesir. (Keluaran 12:35-36)

Tuhan membuat sebagian orang keras hati

Aku akan mengeraskan hati Firaun dan dia akan mengejar mereka, dan Aku akan dimuliakan atas Firaun, dan atas seluruh pasukannya sehingga orang Mesir akan tahu bahwa Akulah TUHAN.” Demikianlah mereka melaksanakannya. (Keluaran 14:4)
Namun Sihon, raja Hesybon tidak mengizinkan kita melintasi negerinya. Sebab, TUHAN, Allahmu telah mengeraskan hatinya dan membuat hatinya degil untuk menyerahkannya ke dalam tanganmu, sebagaimana sekarang ini. (Ulangan 2:30)

Tuhan mengendalikan keinginan hati

Tiga kali setahun, semua laki-laki harus datang ke hadapan TUHAN Allah, Allah Israel. Sebab, Aku akan mengusir bangsa-bangsa di hadapanmu dan memperluas wilayahmu, dan tidak seorang pun akan mengingini tanahmu ketika kamu pergi untuk menghadap ke hadapan TUHAN, Allahmu, tiga kali setahun. (Keluaran 34:23-24)

Tuhan mengendalikan bangsa-bangsa

Dan, Ia menciptakan, dari satu orang, semua bangsa umat manusia untuk tinggal di seluruh muka bumi ini, setelah menetapkan musim-musim dan batas-batas tempat hidup mereka, (Kisah Para Rasul 17:26)
Namun, seorang abdi Allah datang menghadapnya dan berkata, “Ya Raja, jangan biarkan tentara Israel pergi bersamamu, sebab TUHAN tidak menyertai Israel, yaitu semua keturunan Efraim itu. Namun, jika engkau tetap pergi, lakukanlah. Kuatkanlah dirimu dalam peperangan; Allah akan membuat engkau jatuh di depan musuhmu sebab Allah memiliki kuasa untuk menolong dan menjatuhkan.” Amazia menjawab abdi Allah itu, “Apa yang harus kulakukan dengan seratus talenta yang telah kuberikan kepada pasukan Israel itu?” Abdi Allah itu menjawab, “TUHAN dapat memberikan kepadamu lebih dari itu.” (2 Tawarikh 25:7-9)
“Celakalah Asyur, rotan murka-Ku! Tongkat di tangannya adalah amarah-Ku! Aku akan mengirim Asyur melawan bangsa yang munafik, memerintahkannya melawan umat yang Kumurkai, untuk menjarah dan merampas, dan untuk menginjak-injak mereka seperti lumpur di jalan. (Yesaya 10:5-6)