Anggaran

Pengelolaan keuangan yang bijak berarti memahami sumber daya yang dimiliki untuk mencukupi kebutuhan dan mencapai tujuan; perencanaan yang teratur dan nasihat yang bijak sangat penting bagi keberhasilan dan kehidupan yang mencerminkan damai sejahtera Allah.

Ketahuilah kondisi keuanganmu

Agar dapat mencukupi kebutuhan

Kenallah baik-baik keadaan kawanan dombamu, dan taruhlah hati pada kawanan ternakmu. Sebab, harta benda tidaklah abadi, dan tidak pula mahkota bertahan dari generasi ke generasi. Ketika rumput menghilang, tunas muda muncul, dan tumbuh-tumbuhan gunung dikumpulkan, domba-domba muda akan menyediakan pakaianmu, dan kambing-kambing jantan menjadi harga untuk ladang. Akan ada cukup susu kambing untuk makananmu dan makanan keluargamu, dan penghidupan bagi pelayan-pelayanmu perempuan. (Amsal 27:23-27)

Agar dapat mencapai tujuan dengan berhasil

Siapakah di antara kamu yang ingin mendirikan sebuah menara, tetapi tidak duduk terlebih dahulu dan menghitung biaya untuk mengetahui apakah ia memiliki cukup uang untuk menyelesaikannya? Jika tidak demikian, ketika ia meletakkan fondasi dan tidak sanggup menyelesaikannya, semua orang yang melihatnya akan menertawakan dia. (Lukas 14:28-29)

Hidup kita harus menunjukkan keteraturan

Namun, semuanya harus dilakukan dengan sopan dan teratur. (1 Korintus 14:40)

Tuhan bukan Allah kekacauan

Sebab, Allah bukanlah Allah dari kekacauan, melainkan damai sejahtera, sama seperti dalam semua jemaat orang-orang kudus. (1 Korintus 14:33)

Perencanaan dianjurkan

Rancangan teguh karena pertimbangan; karena itu, lakukanlah peperangan dengan tuntunan. (Amsal 20:18)
Rancangan orang rajin pasti menuntun ke kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa pasti mendatangkan kekurangan. (Amsal 21:5)
Dengan hikmat, rumah dibangun, dan dengan pengertian, ia ditegakkan; dengan pengetahuan, kamar-kamar diisi dengan segala harta benda yang berharga dan indah. (Amsal 24:3-4)